Q.E.D.

Quod Erat Demonstrandum

Etika dan Moral Oktober 14, 2008

Filed under: opini — khien29 @ 12:51 am

Etika punya arti yang berbeda-beda jika dilihat dari sudut pandang pengguna yang berbeda dari istilah itu. Bagi ahli falsafah, etika adalah ilmu atau kajian formal tentang moralitas. Moralitas adalah ha-hal yang menyangkut moral, dan moral adalah sistem tentang motivasi, perilaku dan perbuatan manusia yang dianggap baik atau buruk. Franz Magnis Suseno menyebut etika sebagai ilmu yang mencari orientasi bagi usaha manusia untuk menjawab pertanyaan yang amat fundamental : bagaimana saya harus hidup dan bertindak ? Peter Singer, filusf kontemporer dari Australia menilai kata etika dan moralitas sama artinya, karena itu dalam buku-bukunya ia menggunakan keduanya secara tertukar-tukar.

Sumber : Lumansupra.wordpress.com

Berbicara mengenai manusia dan etika, kita mengetahui bahwa di lingkungan kita terdapat bermacam-macam karakter orang yang berbeda-beda. Dalam konteks keamanan, orang-orang yang membuat kekacauan di tempat yang tidak berhubungan dengan mereka disebut intruder.

Ada dua macam intruder, yaitu:

  1. Passive intruder, intruder yang hanya ingin membaca berkas yang tidak boleh mereka baca.
  2. Active intruder, Lebih berbahaya dari passive intruder. Mereka ingin membuat perubahan yang tidak diizinkan (unauthorized) pada data.

Ketika merancang sebuah sistem yang aman terhadap intruder, penting untuk mengetahui sistem tersebut akan dilindungi dari intruder macam apa. Empat contoh kategori:

1. Keingintahuan seseorang tentang hal-hal pribadi orang lain.

2. Penyusupan oleh orang-orang dalam.

3. Keinginan untuk mendapatkan uang.

4. Espionase komersial atau militer.

Sumber : bebas.vlsm.org

Menurut pendapat saya pribadi etika dan moral adalah suatu peraturan tak tertulis yang menunjukan martabat kita sebagai manusia. Dan jika ada orang yang melanggarnya mungkin hanya sebuah rasa penasaran yang membuat mereka melanggarnya atau hanyalah sebuah rasa iseng, tetapi ada juga yang mendapat uang jika melanggarnya karena mereka mempunyai hidup yang sulit dan hanya itu satu-satunya jalan untuk menyambung hidup karena itu kita haruslah berpikiran terbuka dalam menghadapi masalah ini, sebab semua orang mempunyai alasan-alasannya masing-masing.

About these ads
 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.